NEWS
DETAILS
Jumat, 27 Feb 2026 13:19 - Ikatan Motor Honda Jawa Barat

Sepeda motor terdiri dari ratusan komponen yang saling menunjang performa, dan salah satu bagian paling krusial adalah sistem pengereman. Komponen ini berfungsi untuk memperlambat atau menghentikan putaran roda, karena itu kondisi optimal sistem rem tidak bisa ditawar.

Secara umum, sistem pengereman pada sepeda motor terbagi menjadi dua jenis: rem cakram (disc brake) yang menggunakan sistem hidrolik, dan rem tromol (drum brake) dengan sistem mekanis. Masing-masing menggunakan tipe kampas rem yang berbeda, yaitu pad set untuk rem cakram dan brake shoe untuk rem tromol.

Perbedaan Pad Set dan Brake Shoe

Pad set umumnya diaplikasikan pada rem depan, meski tak jarang motor modern menggunakan rem cakram di kedua rodanya. Kampas jenis ini bekerja dengan cara menjepit piringan cakram untuk menciptakan gesekan.

Sementara itu, brake shoe lebih sering ditemukan pada rem belakang. Sistem ini bekerja dengan cara mengembang ke arah dalam tromol sehingga menghasilkan gaya gesek untuk pengereman.

Cara Membaca Indikator Keausan

Agar performa pengereman tetap optimal, pengendara perlu mengetahui tanda-tanda kampas rem sudah aus. Pada pad set, indikator keausan dapat dilihat secara langsung dari ketebalan kampas. Jika sudah menipis dan melewati batas indikator, segera lakukan penggantian untuk mencegah kerusakan pada piringan cakram.

Sementara pada brake shoe, indikator keausan terletak di bagian ban belakang. Terdapat tanda marking yang harus diperhatikan; jika posisi indikator sudah sejajar dengan tanda tersebut, artinya kampas rem perlu segera diganti. Mengabaikan hal ini dapat menurunkan efektivitas pengereman dan membahayakan keselamatan.

Merawat Kampas Rem

Agar komponen ini awet dan bekerja maksimal, lakukan perawatan rutin berikut:

  1. Periksa indikator keausan secara berkala untuk mengetahui waktu penggantian yang tepat.
  2. Bersihkan rumah rem dari debu halus menggunakan kuas agar tidak mengganggu kinerja sistem.
  3. Cek kondisi per dan tuas rem, pastikan masih bekerja secara maksimal dan tidak ada keausan.
  4. Hindari kontak dengan minyak atau pelumas pada rumah rem, terutama untuk tipe tromol, karena dapat menyebabkan selip. 

Jika menemui masalah pada sistem pengereman atau komponen lainnya, segera kunjungi bengkel resmi Honda (AHASS) untuk pemeriksaan. Dengan penanganan yang cepat dan tepat, performa sepeda motor akan tetap optimal dan perjalanan pun semakin aman.

Sumber : https://www.astra-honda.com/article/mengenal-jenis-kampas-rem-pada-sepeda-motor

RELATED
NEWS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK