Bagi Brosis pengguna skutik Honda, fitur Side Stand Switch atau teknologi yang otomatis mematikan mesin saat standar samping diturunkan tentu sudah tidak asing lagi. Fitur ini memang sangat praktis, terutama saat harus berhenti sejenak untuk membuka pagar atau sekadar membenarkan posisi parkir. Namun, tahukah Brosis bahwa menjadikan standar samping sebagai "saklar utama" untuk mematikan motor setiap hari bukanlah kebiasaan yang baik?
Meskipun canggih, fitur ini sebenarnya dirancang sebagai fitur keselamatan, bukan prosedur mematikan motor yang utama. Mari kita bedah fungsinya dan apa saja risiko yang mengintai jika kebiasaan ini terus dilakukan.
Fungsi Utama Standar Samping di Skutik Honda
Teknologi Side Stand Switch pada motor Honda berfungsi untuk mencegah potensi kecelakaan akibat kelalaian pengendara yang lupa menaikkan standar saat akan melaju. Dengan adanya sensor ini, mesin motor tidak akan bisa dinyalakan jika standar masih turun, dan mesin akan mati secara otomatis jika standar diturunkan saat mesin sedang menyala. Fitur ini sangat krusial untuk mencegah motor "loncat" jika tuas gas tidak sengaja terputar saat motor baru akan dikendarai.
Efek Negatif Mematikan Motor Menggunakan Standar Samping
Sering kali Brosis lupa bahwa mematikan motor dengan standar samping hanya memutus aliran listrik pada sistem pengapian, namun tidak mematikan sistem kelistrikan secara total. Berikut adalah beberapa efek negatifnya:
1. Aki Cepat Soak (Drop)
Saat mesin mati melalui standar samping, lampu utama (headlamp), panel instrumen digital, dan sistem sensor lainnya tetap menyala karena kunci kontak masih di posisi ON. Jika Brosis lupa memutar kunci ke posisi OFF dalam waktu lama, daya aki akan tersedot terus-menerus hingga habis.
2. Kerusakan Komponen Sensor
Penggunaan sensor standar samping sebagai pemutus arus yang konstan dapat memperpendek usia pakai sensor itu sendiri. Jika sensor kotor atau rusak karena sering terkena beban lonjakan arus mendadak, motor bisa mendadak tidak bisa dinyalakan sama sekali.
3. Kelistrikan Tetap aktif
Mematikan sepeda motor menggunakan standar samping sering kali membuat pengendara lupa mematikan kunci kontak, sehingga jika kondisi tersebut dibiuarkan maka akan membuat kelistrikan sepeda motor tetap aktif/menyala dan berpotensi rawan mengalami tindakan pencurian atau tindakan yang tidak kita inginkan.
Cara Mematikan Motor yang Tepat
Agar motor Honda kesayangan Brosis tetap awet dan aki selalu dalam kondisi prima, sebaiknya ikuti prosedur berikut ini:
Gunakan Kunci Kontak atau Knop Keyless: Selalu matikan mesin dengan memutar kunci kontak ke posisi OFF. Ini akan memastikan seluruh aliran listrik terputus sempurna dari aki.
Standar Samping Sebagai Pengaman Terakhir: Gunakan standar samping hanya saat motor sudah benar-benar berhenti dan mesin sudah mati melalui kunci kontak.
Cek Panel Instrumen: Sebelum meninggalkan motor, pastikan tidak ada lampu indikator yang masih menyala di speedometer.
Dengan mengubah kebiasaan kecil ini, Brosis bisa menghemat pengeluaran untuk ganti aki dan menjaga komponen elektronik motor tetap berumur panjang. Tetap #Cari_Aman dan rawat motor kesayangan dengan selalu melakukan service rutin di bengkel resmi AHASS terdekat, ya!