Menjelang masa libur panjang saat momen libur Natal dan Tahun baru (Nataru) seperti sekarang ini, banyak orang mulai sibuk mempersiapkan rencana perjalanan. Namun, di balik antusiasme tersebut, sering kali muncul rasa cemas mengenai keamanan kendaraan yang ditinggalkan di rumah.
Perlu Brosis ketahui jika sepeda motor yang ditinggalkan dalam kondisi terparkir statis dalam waktu lama memerlukan perhatian khusus agar tetap aman dari tindak kriminal maupun kerusakan teknis. Tentunya agar nantinya, saat kembali dari liburan maka sepeda motor bisa tetap prima untuk bisa digunakan sebagai teman berkendara sehari-hari.
Berikut tips agar sepeda motor kesayangan tetap handal dan prima saat ditinggal pergi untuk liburan Nataru, diantaranya :
Keamanan fisik adalah prioritas utama. Pastikan kunci stang dalam posisi terkunci. Ada lagi tips tambahan jika lebih baik jika menghadap ke kanan pada beberapa jenis motor untuk mempersulit pembobolan. Gunakan gembok tambahan pada piringan cakram atau rantai.
Selain itu, jika Brosis nantinya pergi lebih dari satu minggu, sebaiknya lepas kabel terminal negatif pada aki. Hal ini mencegah aki mengalami soak atau pengurangan daya akibat arus bocor (parasitic draw) dari komponen elektronik seperti alarm atau panel instrumen.
Memarkir motor dengan standar samping dalam waktu lama dapat merusak ban dan mengganggu keseimbangan suspensi. Sangat disarankan untuk menggunakan standar tengah (main stand) agar beban motor terbagi rata.
Untuk menjaga keawetan komponen motor dan kebersihan lantai rumah, gunakan Rubber Stand Pad. Aksesoris resmi dari AHM (Astra Honda Motor) ini berfungsi sebagai alas karet untuk standar motor. Selain mencegah lantai keramik tergores atau pecah karena tekanan besi standar, Rubber Stand Pad juga meminimalisir gesekan yang bisa memicu karat pada bagian bawah standar motor akibat kelembapan lantai. Penggunaan aksesoris resmi ini memastikan ukuran dan durabilitas yang pas dengan spesifikasi motor Honda.
Banyak yang bingung apakah tangki bensin harus dikosongkan atau diisi penuh. Idealnya, isilah tangki hingga penuh (full tank). Ruang kosong di dalam tangki bensin yang ditinggal lama dapat memicu kondensasi atau penguapan air. Air yang mengendap di dasar tangki berisiko menyebabkan korosi (karat) yang dapat menyumbat saluran bahan bakar atau merusak pompa bensin (fuel pump).
Debu, kotoran, atau sisa air hujan yang menempel pada bodi dan mesin bisa mengeras dan menyebabkan jamur serta karat jika didiamkan berminggu-minggu. Dengan mencuci motor sebelum disimpan, Brosis bisa memastikan lapisan cat tetap terlindungi. Setelah kering, gunakan penutup motor (body cover) untuk menghindari debu dan kotoran hewan peliharaan atau tikus yang masuk ke area mesin.
Simpanlah motor di dalam ruangan yang memiliki sirkulasi udara cukup namun tetap tertutup rapat. Hindari menaruh motor di dekat benda-benda yang mudah terbakar atau di bawah paparan sinar matahari langsung melalui jendela. Pastikan semua pintu dan jendela rumah terkunci rapat, dan jika memungkinkan, pasang kamera CCTV yang terhubung ke ponsel agar Brosis bisa memantau kondisi rumah secara real-time.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Brosis bisa menikmati liburan dengan tenang tanpa perlu mengkhawatirkan kondisi sepeda motor di rumah. Persiapan yang matang sebelum berangkat adalah kunci agar motor siap langsung digunakan saat Brosis kembali nanti.
Selain itu, Merawat sepeda motor bukan hanya saat digunakan, namun juga perlu dipastikan kondisinya tetap prima dan terhindari dari kerusakan saat ditinggal selama liburan. Sehingga, aktivitas selama liburan Nataru tetap membawa kegembiraan dan kita dapat beraktivitas produktif kembali setelah kembali beraktivitas seperti biasanya.