NEWS
DETAILS
Sabtu, 12 Sep 2026 13:58 - Ikatan Motor Honda Jawa Barat

Jika Brosis perhatikan motor matic keluaran masa kini, hampir semuanya sudah dibekali dengan teknologi starter elektrik yang praktis. Cukup pencet tombol di setang sebelah kanan, mesin langsung menyala. Kemudahan ini membuat banyak dari kita menjadi, jujur saja, sedikit malas. Akibatnya, komponen kick starter alias engkol kaki yang terletak di bagian CVT sebelah kiri jadi jarang sekali disentuh, bahkan dibiarkan begitu saja.

Padahal, Brosis, kehadiran kick starter bukanlah sekadar pajangan atau hiasan pabrikan. Fitur mekanis ini memegang peranan yang sangat vital sebagai penyelamat darurat ketika sistem kelistrikan motor mengalami masalah mendadak. Oleh karena itu, merawat komponen ini sama pentingnya dengan merawat bagian mesin lainnya.

Masalah yang Sering Muncul pada Kick Starter Motor Matic Honda

Karena jarang digunakan, area engkol selahan ini rentan mengalami berbagai masalah teknis. Berikut adalah beberapa masalah umum yang sering menyerang kick starter pada motor matic Honda kesayangan Brosis:

  • Macet Total Akibat Timbunan Debu dan Kotoran: Posisi gir pinion dan per di dalam bak CVT sangat rentan terpapar kotoran jalanan, cipratan air hujan, serta debu halus yang masuk lewat celah-celah kecil. Jika dibiarkan mengendap lama tanpa pernah digerakkan, kotoran ini akan berubah menjadi kerak yang mengunci komponen bergerak sehingga kick starter terasa keras atau macet total saat diinjak.

  • Karat pada As (Shaft) Engkol: Kurangnya pelumasan membuat komponen logam di dalam mekanisme selahan mudah dihinggapi karat, terutama jika motor sering menerjang banjir atau dicuci tanpa dikeringkan dengan sempurna.

  • Per Pengembali Lemah atau Patah: Per (spring) di dalam mekanisme kick starter berfungsi untuk mengembalikan posisi pedal ke atas setelah diinjak. Karena jarang meregang dan tertekan, atau justru termakan usia dan korosi, per ini bisa kehilangan elastisitasnya atau bahkan patah di tengah jalan.

  • Gigi Perantara (Gear Pinion) Ompong: Memaksakan menginjak kick starter saat kondisinya sudah macet parah justru berisiko merusak gigi gir di dalam CVT. Alih-alih mesin menyala, gigi pengantar bisa aus atau ompong karena gesekan paksa.

Tips Tepat Merawat Kick Starter Agar Tetap Awet

Agar kick starter motor matic Brosis selalu siap diandalkan dalam situasi darurat, yuk terapkan beberapa tips perawatan mudah berikut ini:

  1. Rutin Gunakan Sesekali: Cara paling gampang untuk mencegah kemacetan adalah dengan membiasakan diri memakai kick starter secara berkala, misalnya seminggu sekali saat pertama kali memanaskan mesin di pagi hari. Hal ini bertujuan agar komponen di dalam CVT tetap bergerak dan pelumasannya merata.

  2. Bersihkan Area CVT Secara Berkala: Jangan cuma membersihkan bagian luar saja, Brosis. Saat melakukan servis berkala, pastikan mekanik membongkar bak CVT (CVT cleaning) untuk membersihkan debu sisa gesekan kampas ganda dan kotoran yang menumpuk di sekitar gir kick starter.

  3. Beri Pelumasan Khusus: Minta bengkel untuk memberikan gemuk (grease) atau pelumas tahan panas pada bagian as dan gir penggerak kick starter setiap kali melakukan servis rutin agar tidak mudah berkarat.

Merawat komponen kecil seperti kick starter akan menyelamatkan Brosis dari rasa panik saat motor tiba-tiba mogok di tengah jalan akibat aki drop. Jika terdapat masalah, maka segera kunjungi bengkel AHASS terdekat untuk melakukan service dan perbaikan. Untuk menjaga dan merawat semua komponen sepeda motor tetap terjaga prima. Gunakan layanan booking service untuk layanan yang lebih praktis dan bebas antri. Tetap rajin merawat tunggangan dan utamakan keselamatan dengan selalu #Cari_Aman saat berkendara di jalan raya,

RELATED
NEWS