NEWS
DETAILS
Rabu, 26 Aug 2026 14:22 - Ikatan Motor Honda Jawa Barat

Saat berkendara sepeda motor, mungkin Brosis pernah merasakan kemudi atau stang motor kesayangan mendadak terasa berat saat diajak berbelok? Kondisi ini tentu sangat mengganggu kenyamanan, bahkan bisa berpotensi membahayakan keselamatan berkendara di jalan. Stang yang terasa kaku, berat sebelah, atau seret membuat kendali motor menjadi tidak stabil, terutama saat harus melakukan manuver cepat di tikungan atau kemacetan.

Agar Brosis bisa mengidentifikasi masalahnya dengan tepat, Sebelumnya Minho akan ajak Brosis untuk membahas lebih jauh tentang stang yang berat. Perlu Brosis ketahui, ada beberapa masalah lain pada area kemudi yang kerap dikeluhkan pengendara, di antaranya:

  1. Stang Terasa Bergetar: Biasanya disebabkan oleh ban depan yang sudah tidak rata, pelek peyang, atau jalu setang yang longgar.

  2. Stang Terasa Goyang : Sering kali dipicu oleh komstir yang sudah longgar atau laher roda depan yang sudah aus.

  3. Stang Berat Saat Berbelok: Ini adalah masalah paling umum yang sering dialami motor harian, baik jenis skuter matik, bebek, maupun motor sport.

Jika Brosis merasakan stang motor menjadi sangat berat atau tertahan saat diputar ke kiri maupun ke kanan, berikut adalah beberapa biang keladinya:

  • Komstir (Steering Head) Aus atau Rusak: Ini adalah penyebab nomor satu. Komstir yang sudah longgar, aus, kekurangan pelumas, atau terdapat kotoran di dalamnya akan membuat pergerakan poros kemudi terhambat.

  • Tekanan Angin Ban Depan Kurang (Kempes): Ban yang kekurangan angin membuat bidang sentuh ban dengan aspal semakin luas. Akibatnya, gesekan meningkat drastis dan beban pada setang menjadi berlipat ganda saat motor dibelokkan.

  • Komponen Komstir Terlalu Kencang: Terkadang, usai melakukan servis atau penggantian komstir baru, mekanik menyetel mur pengencang terlalu kencang. Hal ini membuat gerakan stang menjadi kaku dan kurang responsif.

  • Masalah pada Kaki-Kaki (As Shock Depan Bengkok): Benturan keras akibat menghantam lubang jalan dengan kecepatan tinggi dapat membuat as shock depan mengalami pergeseran atau kebengkokan tipis, yang berdampak langsung pada beratnya putaran stang.

Cara Mengatasi Stang Motor yang Berat

Jangan dibiarkan terlalu lama, Brosis! Berikut adalah langkah-langkah penanganan yang bisa dilakukan untuk mengembalikan kelenturan kemudi motor:

  1. Cek dan Tambah Tekanan Angin Ban: Langkah paling mudah adalah memeriksa kondisi fisik ban depan. Pastikan tekanan anginnya sudah sesuai dengan standar pabrikan agar traksi optimal dan stang terasa ringan kembali.

  2. Servis atau Ganti Komstir: Jika masalah berasal dari komstir yang sudah oblak, berkarat, atau aus, segera lakukan penyetelan ulang atau penggantian satu set komstir dengan suku cadang yang baru dan orisinal. Jangan lupa untuk melumurinya dengan grease (gemuk) baru agar gerakannya kembali halus.

  3. Posisikan dan Setel Ulang Kencangnya Mur Komstir: Pastikan kekencangan mur komstir berada di batas ideal, tidak terlalu longgar yang membuatnya goyang, dan tidak terlalu kencang yang membuat stang seret.

  4. Periksa As Shock Depan: Jika motor pernah mengalami benturan hebat, bawa ke bengkel terpercaya untuk mengecek kelurusan as shock depan. Jika terbukti bengkok, lakukan penggantian komponen demi keamanan.

Kenyamanan berkendara sangat bergantung pada kondisi prima sektor kemudi. Jadi, selalu rutin lakukan pengecekan kaki-kaki motor Brosis ya. Tetap patuhi aturan lalu lintas dan selalu #Cari_Aman di saat berkendara di jalan saya. 

Jika Brosis mendapati adanya masalah pada stang kemudi sepeda motor kesayangan Brosis, segera bawa ke bengkel resmi AHASS untuk dilakukan perbaikan yang tepat oleh para mekanik handal berpengalaman. Gunakan layanan booking servis untuk medapat layanan bebas antri.

RELATED
NEWS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK