Pernahkah Brosis perhatikan bahwa sepeda motor di Indonesia diwajibkan memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat nomor di bagian depan dan belakang? Hal ini kerap memicu pertanyaan, terutama jika kita membandingkannya dengan negara tetangga seperti Thailand, Vietnam, atau beberapa negara lain yang hanya mewajibkan plat nomor di bagian belakang motor saja.
Lantas, apa sebenarnya alasan di balik kewajiban pemasangan plat nomor depan di Indonesia? Bagaimana sejarah serta aturan yang melandasinya? Dan negara mana saja yang memiliki aturan serupa dengan Indonesia? Mari kita kupas tuntas, Brosis!
Penggunaan plat nomor kendaraan di Indonesia berakar dari masa kolonial, tepatnya pada abad ke-19 ketika pasukan Inggris di bawah pimpinan, di mana mereka berhasil merebut wilayah Batavia dari kekuasaan Belanda. Dalam catatan sejarah, Inggris membagi kekuatan pasukannya ke dalam 26 batalyon yang diberi kode huruf dari A hingga Z untuk memudahkan pengaturan mobilitas dan pendataan.
Setelah menguasai Batavia, Inggris mewajibkan setiap kendaraan yang saat itu masih berupa kendaraan ditarik kuda, menggunakan plakat identifikasi dengan kode huruf B yang merujuk pada Batalyon B. Meskipun kekuasaan kemudian beralih kembali ke tangan Belanda pada tahun 1816, sistem registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor terus diwariskan, dikembangkan, hingga disesuaikan dengan kebutuhan modern di bawah regulasi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Di Indonesia sendiri, dasar hukum dan peraturan lalu lintas mewajibkan setiap kendaraan bermotor, termasuk sepeda motor untuk memasang dua buah pelat nomor resmi yang diterbitkan oleh kepolisian, yakni di bagian depan dan belakang.
Lantas, kenapa di Indonesia mewajibkan plat nomor dipasar di bagian depan sepeda motor? Sedangkan di negara lain tidak. Ternyata, Bukan tanpa alasan aturan ini diberlakukan secara ketat. Pemasangan pelat nomor di bagian depan sepeda motor memiliki fungsi vital, di antaranya:
Penegakan Hukum dan ETLE: Di era modern, sistem tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement / ETLE) berbasis kamera pengawas sangat mengandalkan tangkapan visual dari arah depan kendaraan. Jika pengendara melanggar lampu merah atau batas kecepatan, kamera akan lebih mudah mengidentifikasi wajah dan plat nomor depan.
Identifikasi Keamanan: Membantu pihak kepolisian atau masyarakat dalam mengenali identitas kendaraan secara cepat apabila terjadi tindak kejahatan jalanan, tabrak lari, atau kecelakaan dari arah berlawanan.
Jika Indonesia mewajibkan pelat depan dan belakang pada motor, bagaimana dengan negara lain? Banyak negara di Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, dan Indonesia bagian tertentu memang memiliki regulasi berbeda. Namun, Indonesia tidak sendirian, Brosis.
Beberapa negara besar di dunia juga menerapkan aturan wajib plat nomor depan pada sepeda motor demi alasan keamanan yang ketat, antara lain:
Singapura dan Malaysia: Sebagai salah satu negara dengan aturan lalu lintas paling disiplin di dunia, sepeda motor di Singapura diwajibkan menggunakan pelat nomor di bagian depan dan belakang. Tak hanya itu, negeri Jiran Malaysia pun memberlakukan hal yang sama, meskipun sebagian menggunakan material stiker reflektif khusus yang disetujui pihak pemerintah disana.
India: Negara dengan populasi sepeda motor terbesar di dunia ini mewajibkan pemasangan plat nomor depan dan belakang secara permanen demi mengontrol jutaan populasi kendaraan di jalan raya. Bedanya, disana plat nomor depan bentuknya lebih kecil dibanding yang belakang.
Kesimpulannya, aturan pemasangan plat nomor di bagian depan motor di Indonesia bukan sekadar aksesoris pelengkap bodi, melainkan instrumen hukum yang krusial untuk ketertiban dan keamanan berlalu lintas. Jadi, sebagai pengendara yang bijak, pastikan selalu melengkapi atribut kendaraan sesuai standar ya, Brosis!
Tetap patuhi aturan dan selalu #Cari_Aman di jalan dengan selalu menggunakan perlengkapan berkendara agar selamat selama di perjalanan. Jika terdapat kendala pada sepeda motor kesayangan Brosis, jangan ragu untuk kunjungi bengkel resmi AHASS untuk ditangai dengan tepat oleh para mekanik handal dan berpengalaman. Gunakan layanan booking servis untuk mendapat layanan bebas antri.