NEWS
DETAILS
Kamis, 20 Aug 2026 14:10 - Ikatan Motor Honda Jawa Barat

Saat musim kemarau tiba, tantangan saat berkendara tentu berbeda dibandingkan musim hujan. Jika biasanya Brosis disibukkan dengan jas hujan, kini tantangan terbesarnya adalah cuaca yang terik, debu yang beterbangan, serta suhu udara yang panas dan menyengat.

Meskipun cuaca panas, Brosis tetap tidak boleh mengabaikan pentingnya menggunakan jaket saat berkendara. Jaket tetap menjadi perlengkapan keamanan yang penting untuk melindungi tubuh dari paparan sinar matahari langsung, debu, kerikil kecil, hingga risiko gesekan saat terjadi hal yang tidak diinginkan di jalan.

Lantas, bagaimana cara memilih jaket yang tepat agar tetap aman namun tidak membuat Brosis kepanasan? Berikut adalah beberapa tipsnya:

1. Pilih Jaket dengan sirkulasi udara yang baik

Ini adalah kunci kenyamanan utama. Saat musim kemarau, sirkulasi udara (airflow) adalah segalanya. Pilihlah jaket motor yang memiliki panel mesh di bagian dada, lengan, atau punggung. Material jaring ini memungkinkan udara masuk dan mengalir di balik jaket, sehingga keringat lebih cepat menguap dan tubuh tidak terasa pengap meskipun Brosis sedang berkendara di tengah terik matahari.

2. Gunakan Warna yang Terang atau Reflektif

Meskipun jaket warna gelap mungkin terlihat lebih keren, di musim kemarau yang cerah, jaket berwarna terang seperti putih, abu-abu, atau warna neon justru lebih disarankan. Warna-warna terang cenderung memantulkan panas sinar matahari, berbeda dengan warna hitam yang justru menyerap panas. Selain itu, warna terang juga membantu Brosis lebih terlihat oleh pengendara lain di jalan, sehingga faktor keamanan lebih terjaga. Pastikan juga jaket memiliki aksen reflektif (scothlite) yang akan memantulkan cahaya saat berkendara di malam hari.

3. Perhatikan Fitur Perlindungan (Protektor)

Keamanan tetap harus jadi prioritas nomor satu. Meski jaket yang dipilih berbahan ringan atau mesh, pastikan jaket tersebut tetap dilengkapi dengan protektor (bahu, siku, dan punggung) yang tersertifikasi. Teknologi protektor masa kini sudah sangat canggih dan ringan, sehingga tidak akan mengurangi kenyamanan Brosis selama berkendara di siang hari.

4. Pastikan Ukuran yang Pas

Jaket yang terlalu ketat akan membuat Brosis merasa sesak dan cepat lelah karena sirkulasi udara di dalam jaket terhambat. Sebaliknya, jaket yang terlalu longgar justru bisa mengganggu keseimbangan dan aerodinamika motor. Pilihlah jaket dengan ukuran yang pas di badan, yang memungkinkan Brosis bergerak dengan leluasa saat mengoperasikan kemudi.

5. Hindari Jaket Bahan Tebal atau Kaku

Simpanlah jaket kulit tebal atau jaket berbahan parasut yang tidak tembus angin untuk musim hujan atau perjalanan malam hari. Di musim kemarau, bahan-bahan ini justru akan membuat suhu tubuh meningkat drastis.

Dengan memilih jaket yang tepat, Brosis tetap bisa tampil gaya, merasa sejuk, dan yang terpenting tetap aman selama perjalanan di bawah terik matahari. Jangan lupa untuk selalu menggunakan perlengkapan berkendara lainnya secara lengkap, tetap patuhi aturan lalu lintas dan selalu #Cari_Aman saat berkendaea di jalan raya.

RELATED
NEWS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK