NEWS
DETAILS
Selasa, 07 Jun 2022 07:33 - Ikatan Motor Honda Jawa Barat

Kawan-kawan..... Motor Kamu boros bensin? Sebagai pemilik kendaraan,  pasti  bakal merasa kesal, lantaran harus mengeluarkan uang lebih  banyak untuk membeli bensin. 

Sebetulnya, apa penyebab motor boros dalam “meminum” bensin? Ada banyak sebab.  Dan kadang terlihat sepele, namun memerlukan penanganan serius. Simak ya :

Rantai Kendur

Rantai yang tidak tegang membuat tarikan mesin ke roda jadi lebih berat. Hasilnya, membuat mesin memerlukan tenaga lebih. Hal ini berbanding lurus dengan konsumsi bahan bakar. Semakin besar tenaga yang dikeluarkan maka semakin besar pula bahan bakar yang dihabiskan.

Untuk mengatasi ini, kekancangan rantai motor. Bisa dilakukan di rumah dengan obeng dan kunci pas,  atau bawa ke bengkel.

Kurang Angin Ban 

Ini sepele. Tapi sering terjadi dan diabaikan Kondisi ban yang  kempes karena kekurangan angin membuat kendaraan jadi lebih berat. Dalam kondisi seperti ini mesin memerlukan tarikan atau tenaga yang lebih besar dan konsumsi bahan bakar yang lebih banyak.

Maka solusinya sebelum berkendara pastikan kondisi ban motor terisi angin dengan tekanan yang ideal.

Tutup Tangki Tidak Rapat

Bensin merupakan zat cair yang mudah menguap. Jika tangki tidak ditutup rapat, maka bensin bisa menguap dan terbuang sia-sia. Oleh karena itu, pastikan tangki bahan bakar telah ditutup secara rapat.

Namun, ada satu masalah lagi yang ada pada tutup tangki bensin ini. Seperti yang diketahui ada lubang kecil pada tutup bensin yang berfungsi sebagai ventilasi udara sehingga bensin bisa mengalir. Di dalamnya ada katup yang mengatur sirkulasi udara. Jika mekanisme katup ini rusak, bensin  juga akan menguap dan terbuang sia-sia. Solusinya ganti dengan yang baru.

Kebanyakan Beban 

Beban yang berlebih membuat motor harus mengeluarkan tenaga ekstra. Dan konsumsi bahan bakar pun akan lebih banyak. 

Usahakan membawa beban tidak lebih dari 120 kg, sudah termasuk berat pengendara dan penumpang.

Kurang Dirawat

Kebersihan motor ada kaitannya dengan efisiensi penggunaan bahan bakar. Motor yang jarang dibersihkan akan menimbulkan kerak pada bagian as roda. 

Selain itu, debu atau kotoran juga bisa menempel dibagian tromol dan kampas rem. Akibatnya laju motor menjadi lebih berat. Sehingga, memerlukan tenaga dan konsumsi bahan bakar yang lebih banyak.

Solusinya:  penting menjaga kebersihan motor dengan rajin mencucinya.

Salah Teknik Gas-Rem 

Memainkan gas saat berkendara merupakan salah satu pemborosan bahan bakar. Selain itu, melakukan pengereman secara mendadak dapat membuat bahan bakar terbuang percuma.

Usahakan saat melakukan pengereman secara perlahan.

Setelan Rem Terlalu Rapat

Setelan rem yang terlalu rapat sama halnya dengan kondisi rem yang tersendat karena debu atau kotoran. 

Kanvas akan menggesek piringan atau drum tromol sehingga laju motor menjadi lebih berat. Tentu pada situasi ini, mesin akan bekerja dengan tenaga lebih sehingga memerlukan konsumsi bahan bakar yang banyak.

Solusinya : Perbaiki setelan rem.

Setelan Karburator Tidak Pas

Umumnya, penyebab motor tambah boros karena adanya masalah pada karburator. Mengingat bagian ini adalah komponen yang berfungsi untuk menyuplai bahan bakar. 

Dan setelan karburator yang kurang pas akan berpengaruh dalam besar kecilnya suplai bahan bakar. Maka solusinya setel karburator  secara benar. 

Pilot Jet Rusak

Komponen ini berfungsi mengalirkan bahan bakar sesuai dengan kecepatannya dari putaran rendah (idle) hingga putaran menengah.

Jika pilot jet rusak atau jebol suplai bahan bakar menjadi tidak teratur. Kerusakan seperti ini ditandai dengan adanya bau bensin pada gas buang yang dikeluarkan oleh knalpot. 

Apa artinya? Itu artinya campuran bensin terlalu banyak. Sehingga saat proses pembakaran tidak habis terbakar dan akhirnya bensin ikut terbuang keluar melalui knalpot.

Solusinya ganti dengan yang baru dan perhatikan juga saat memasangnya. Pastikan sesuai sehingga setelan karburator menjadi pas.

Selang Bocor atau Rusak

Meski letak selang bahan bakar berada di dalam, tapi tetap saja kerusakan bisa terjadi. Terutama karena faktor lamanya masa pakai. Misalnya seperti retak sehingga banyak bensin yang terbuang.

Solusinya, ganti dengan yang baru. Walaupun kondisi selang masih bagus atau bisa ditambal, ada baiknya ganti. Hal ini karena dalam waktu pendek kerusakan juga bisa terjadi lagi. Selain itu, selang bahan bakar yang bocor juga bisa menyangkut keselamatan pengendara.

Busi Tidak Layak Pakai

Busi merupakan salah satu komponen yang ada pada sistem pengapian. Keberadaannya berperan penting dalam keberhasilan proses pembakaran. Oleh karena itu, jika busi sudah bermasalah, seperti percikan apinya yang mulai melemah. Maka proses pembakaran yang terjadi tidak akan berhasil mencapai puncak.

Sehingga, daya gerak yang dihasilkannya loyo atau tidak bertenaga. Pada kondisi seperti ini pengendara akan menarik tuas gas lebih kencang agar kendaraannya bisa melaju lebih cepat dan membuat mesin mengkonsumsi bahan bakar lebih banyak.

Itulah yang membuat motor menjadi tambah boros.  Solusinya ganti dengan yang baru atau jika masih layak pakai, bersihkan dari kerak yang menempel.

Air Filter Kotor

Saringan udara atau air filter yang kotor sangat berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar. Hal ini karena udara yang masuk akan terhambat oleh kotoran yang menumpuk. Akhirnya proses pembakaran menjadi tidak sempurna.

Solusinya tentu dengan membersihkannya. Namun, jika filter sudah rusak maka mau tidak mau filter tersebut harus diganti.

Kerak Karbon Menumpuk

Adanya kerak karbon merupakan limbah dari proses pembakaran. Kerak ini biasanya menempel pada bagian permukaan katup. Sehingga, sirkulasi bahan bakar yang masuk tidak maksimal. Kerak tersebut akan mengganjal dan memberi cela pada bahan bakar untuk masuk ke ruang bakar.

Hal inilah yang membuat bahan bakar masuk terlalu banyak dan membuat motor menjadi tambah boros. Untuk mengatasi masalah ini ada beberapa solusi, seperti melakukan isi ulang bensin dengan pertamax 92 atau bisa juga membersihkannya menggunakan cairan saat melakukan servis rutin di bengkel.

Efek Bore Up Mesin

Bagi sebagian orang yang menginginkan motornya lebih cepat tentu teknik bore up menjadi solusinya. Tindakan ini memang mampu meningkatkan kecepatan motor karena diameter mesin dirubah menjadi lebih besar. Tapi konsekuensinya motor menjadi lebih boros.

Jika sudah demikian untuk mengembalikannya maka perlu upgrade mesin atau ganti mesin. Hal ini perlu penanganan yang serius karena mesin yang sudah di-bore up tidak bisa dikembalikan seperti semula lagi.

RELATED
NEWS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK