NEWS
DETAILS
Kamis, 21 Oct 2021 07:11 - Ikatan Motor Honda Jawa Barat

Kawan-kawan.... Kemudahaan pengoperasian skuter matik (skutik) membuat sepeda motor jenis ini banyak diminati oleh masyarakat. Dibalik kemudahannya, kita juga perlu mengetahui bagaimana perawatan dari tipe motor terlaris ini, salah satunya dengan mengenal kinerja van belt (V-belt). Komponen ini memiliki peran yang esensial pada skutik karena berfungsi menghubungkan mesin dan roda. 

Penggunaan v-belt sebenarnya telah memiliki patokan umur optimal pemakaian, namun penggunaan setiap pengendara berbeda-beda. Lantas bagaimana cara agar v-belt skutik kita tetap awet? Berikut tips merawatnya dari Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM):

  1. Rutin cek v-belt
    Untuk skutik Honda, v-belt harus dicek berkala pada penggunaan 8.000 Km. Secara teori, umur pakai komponen ini dapat menyentuh 24.000 Km dan setelah itu harus dilakukan penggantian. Namun hal tersebut bergantung terhadap gaya berkendara dari setiap pengendara. Kondisi ruang CVT yang kotor pun juga dapat memperpendek usia dari vbelt.

     
  2. Hati-hati Dalam Menggunakan Aksesoris Balap
    Meskipun aksesoris balap dapat membuat tampilan skutik semakin stylish, namun komponen yang tidak standar dapat beresiko merusak komponen lain. Untuk keamanan dan kenyamanan dalam berkendara, maka sebaiknya lebih hati-hati dalam memilih aksesoris untuk sepeda motor anda. Sehingga secara kualitas pun tetap terjaga.

     
  3. Penggunaan Skutik Secara Normal
    Saat posisi skutik sedang langsam atau idle, sebaiknya pengendara tidak memainkan tuas gas. Ingat, sepeda motor yang anda gunakan bertransmisi matik, sehingga ketika anda memainkan tuas gas maka v-belt akan mengencang dan menggerakan roda belakang. Oleh karena itu, penggunaan fitur Idling Stop System (ISS) sangat disarankan dalam kondisi ini, sebab selain ramah lingkungan juga dapat memperpanjang umur v-belt skutik anda.

Technical Service Division AHM Endro Sutarno mengatakan v-belt merupakan komponen yang sangat penting bagi skutik sebagai penggerak roda. Kinerja mesin yang optimal tidak akan terasa bagi pengendara apabila v-belt berada dalam kondisi yang tidak prima. 

RELATED
NEWS
TOP 5 NEWS
TWITTER
FACEBOOK